Kerak dan Korosi Boiler akibat Kualitas Air Tidak Optimal termasuk dalam kategori kerusakan mesin Boiler yang disebabkan karena air.
Apa saja penyebab kerak dan korosi Boiler, cara pencegahan (preventive) dan cara penanggulangan masalah (corrective) akan kami jelaskan dari sudut pandang praktisi berdasarkan pengalaman yang ditemukan di lapangan.
Kerusakan Yang Sering Terjadi pada Mesin Boiler
Secara singkat kerusakan yang sering terjadi pada mesin boiler kami klasifikasi dalam tabel berikut ini.
Bisakah Anda menebak manakah kerusakan karena kerak dan korosi boiler??
| Jenis Kerusakan | Root Cause/Penyebab Utama |
| Dearator Cracking | Manufacturing (Welding) |
| Erosi Jalur Air Umpan | Air |
| Tube Ekonomizer | Oksidasi |
| Kerusakan Karena Overheating | Air |
| Stress Corrosion Cracking | Tekanan |
| Caustic Embrittlement | Tekanan & Air |
| Corrosion Fatigue | Tekanan |
| Stress Induced Corrosion | Manufacturing |
| Korosi Oksigen Terlarut | Air |
| Korosi Pengelat | Material |
| Serangan Caustic | Air |
| Steam Blanketing | Air |
| Serangan Asam | Air |
| Korosi Akibat Tembaga | Material |
| Serangan Hidrogen | Air |
| Kerusakan Superheater Tube | Air (kerak garam) |
| Permasalahan Desain Boiler | Manufacturing |
Terlihat sekali bahwa Air menjadi root cause atau penyebab utama yang Terbanyak dari sebab yang lainnya.
2 bahasan utama permasalahan yang disebabkan karena Air adalah
- Kerak atau Deposit
- Erosi dan Korosi
Pada Artikel ini pembahasan akan difokuskan pada kerusakan pada mesin boiler yang disebabkan karena air saja. Jenis kerusakan lain (selain root cause Air) akan dijabarkan pada artikel yang terpisah.
Kerak atau Deposit Akibat Air pada Mesin Boiler
Adanya reaksi kimia antara zat yang tidak diinginkan yang terlarut di dalam air menyebabkan kerusakan karena kerak.
Kerak merupakan peristiwa di mana zat padat tersuspensi, seperti oksida besi, oksida tembaga, dan lainnya, menggumpal dalam air umpan boiler.
Peristiwa ini juga dapat terjadi karena uap yang tercemar sebagai hasil dari proses produksi mesin boiler.
Salah satu unsur kerak yang paling umum adalah CaCO3, atau kalsium karbonat.
Karena kerak dalam pipa, air memerlukan panas yang lebih tinggi untuk menjadi steam karena kerak hanya isolator panas.
Istilah “kerak boiler”, yang merujuk pada endapan anorganik yang berada di sistem boiler, dikenal saat berbicara tentang kerak atau deposit.
Scale boiler biasanya terletak di pipa boiler, sehingga diameter pipa menyempit.
Scale tersebut terdiri atas 2 macam, yaitu Hardness scale dan Silica Scale.
Dan keduanya sering disebut sebagai kerak boiler. Kerak boiler terletak di sisi air, yang jika tidak dibersihkan segera akan menyumbat aliran air.
Metode Acid Cleaning adalah prosedur untuk membersihkan kerak-kerak pada generator sel dengan menggunakan air dicampur dengan larutan HCl.
Erosi dan Korosi Akibat Air pada Mesin Boiler
Tentu Anda dapat menduga dengan mudah, jika kerak menyebabkan kemungkinan sumbatan pada aliran maka korosi arahnya membuat kemungkinan kebocoran sistem.
“Corrodere”, yang berarti perusakan logam atau berkarat, adalah asal dari korosi.
Korosi adalah proses perusakan material yang disebabkan oleh lingkungan sekitarnya dan biasanya dipengaruhi oleh senyawa dalam air di dalam ketel.
Korosi memiliki beberapa efek. Ini termasuk penipisan pipa dan tangki penyimpanan air, kebocoran pipa air, dan penghentian aliran air.
Proses perawatan air luar dan internal dapat digunakan untuk melindungi ketel dari korosi dan endapan kerak.
Namun, korosi dapat dihindari dengan menghilangkan kandungan udara dalam air.
Sekitar 20% oksigen terkandung dalam udara atmosfer, yang memainkan peran penting dalam proses korosi.
Dalam kebanyakan kasus, udara bebas ini bersentuhan langsung dengan pipa-pipa boiler yang tidak berfungsi.
Oxygen Scavenger Boiler (Sodium Sulfite) adalah bagian dari perawatan kimiawi boiler yang bertujuan untuk menurunkan jumlah oksigen terlarut yang ada dalam air.
Segala sesuatu yang digunakan pasti akan mengalami kerusakan, termasuk sistem kerja air umpan ketel uap jika digunakan terus-menerus.
Namun, ada juga beberapa faktor yang dapat menyebabkan ketel uap rusak atau rusak selama pengoperasiannya, seperti perawatan yang tidak sesuai atau kesalahan pengoperasian dalam jangka waktu tertentu.
Semua bagian memerlukan pemeliharaan dan pencegahan untuk membantu proses produksi uap di ketel uap.
Di sinilah Tenaga Ahli Bersertifikasi Alam Ramah Suksesindo disiapkan matang untun menangani hal tersebut.

Profesional Engineer Mechanical Electrical yang berpengalaman lebih dari 14 tahun di Bidang Oil & Gas, Petrochemical, Power Plant (Boiler), Industrial Supply, Waste Management Contractor dan Trading Services


